Home

Kategori

Redaksi

Iklan

Pihak Sekolah Buka Suara Terkait Wafatnya Siswi SDN di Bukit Malintang, Dukung Penyelidikan Polisi

Wirda Yuli
Wirda Yuli

Madina, LensaPeristiwaNews.id — Pihak Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kecamatan Bukit Malintang, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), memberikan klarifikasi terkait meninggalnya seorang siswi kelas II berinisial NAL (8).

Pihak sekolah menyatakan siap bersikap kooperatif dan mendukung proses penyelidikan yang dilakukan pihak kepolisian untuk mengungkap penyebab pasti meninggalnya korban.

Kepala SDN setempat, Ernita, S.Pd., menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhumah. Ia mengatakan pihak sekolah telah berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait, termasuk kepolisian, Dinas Pendidikan, dan pihak Kecamatan Bukit Malintang yang datang untuk meminta keterangan.

“Kami menyambut baik dan terbuka kepada semua pihak yang membutuhkan data. Saya pribadi sudah melihat kondisi almarhumah di Puskesmas Bukit Malintang, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga, serta terus berkoordinasi dengan kepolisian untuk memberikan informasi yang dibutuhkan demi kepentingan penyelidikan,” ujar Ernita di ruang guru sekolah, Sabtu (3/10/2026).

Aktivitas Korban Sebelum Kejadian

Kepergian NAL meninggalkan duka bagi keluarga dan lingkungan sekolah. Guru Kelas II, Anita, mengatakan korban dikenal sebagai anak yang cenderung pendiam, namun tetap berinteraksi secara normal dengan guru maupun teman-temannya.

Menurut Anita, sebelum kejadian diketahui, tidak terdapat keluhan atau kondisi yang dianggap tidak biasa dari korban saat mengikuti kegiatan belajar di sekolah.

Bahkan, sebelum waktu istirahat, NAL masih mengikuti proses pembelajaran seperti biasa.

“Saat memberikan nilai pada pekerjaan siswa, almarhumah terlihat ceria. Saya bahkan sempat menawarkan makanan kepadanya. Tidak ada indikasi atau keluhan apa pun yang disampaikan almarhumah,” ungkap Anita.

- Advertisement -

Setelah kegiatan belajar berlanjut, para siswa kemudian berkumpul untuk mengikuti kegiatan nonton bareng (nobar) film edukasi sejarah. Namun, saat kegiatan tersebut berlangsung, NAL diketahui tidak berada di ruangan.

Guru kemudian menanyakan keberadaan korban kepada sejumlah teman sekelasnya. Namun, mereka mengaku tidak mengetahui keberadaan NAL hingga pihak sekolah memperoleh kabar mengenai kondisi korban.

Menunggu Hasil Autopsi

- Advertisement -

Berdasarkan informasi yang disampaikan dalam pemeriksaan awal, NAL ditemukan oleh adiknya di belakang rumah mereka di Desa Pasar Baru Malintang pada Kamis (1/10/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.

Pemeriksaan luar awal oleh jajaran Polsek Siabu disebut tidak menemukan tanda-tanda kekerasan lain, selain adanya jejas yang diduga merupakan bekas jeratan pada bagian leher.

Untuk memastikan penyebab kematian, pihak keluarga meminta dilakukan autopsi. Proses tersebut kini masih berlangsung dan hasil resminya diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai penyebab kematian korban.

Pihak sekolah menyatakan menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada aparat kepolisian dan siap memberikan informasi yang diperlukan.

Sekolah juga mengimbau masyarakat agar tidak menarik kesimpulan atau menyebarkan spekulasi sebelum hasil pemeriksaan dan autopsi resmi disampaikan oleh pihak berwenang. (RG)

Tonton Berita

Berita

4 Videos

Berita Nasional

Berita Poltik

Berita Olahraga

Berita Poltik

Berita Olahraga