Home

Kategori

Redaksi

Iklan

Bahran Saleh Daulay Resmi Nahkodai Kadin Madina, Siap Gebrak Perekonomian Lewat 3 Pilar Strategis

Wirda Yuli
Wirda Yuli

Madina, LensaPeristiwaNews.id – Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) resmi memiliki kepengurusan baru untuk periode 2026–2031.

Pengurus Kadin Madina periode tersebut resmi dilantik oleh Kadin Sumatera Utara dalam prosesi yang berlangsung khidmat di Aula Ladang Sari, Gunung Tua Panggorengan, Kecamatan Panyabungan, Kamis (3/9/2026).

Bahran Saleh Daulay dipercaya menjadi nahkoda baru Kadin Madina. Usai dilantik, Bahran menegaskan komitmennya untuk menjadikan Kadin sebagai mitra strategis pemerintah sekaligus motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.

Dalam pidato perdananya, Bahran menyampaikan tiga pilar strategis yang akan menjadi fokus kepengurusan Kadin Madina selama periode 2026–2031.

Pertama, membangun sinergi dengan pemerintah yang pro-bisnis.

Kadin Madina akan memperkuat komunikasi dan kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Madina dalam mendorong lahirnya kebijakan yang mampu menciptakan iklim usaha yang sehat, produktif dan berkelanjutan.

Sinergi tersebut juga diarahkan untuk mengoptimalkan potensi daerah sekaligus membuka semakin banyak kesempatan kerja bagi masyarakat lokal.

Kedua, mendorong investasi berkualitas dan ramah lingkungan.

Bahran menyatakan Kadin Madina siap membuka ruang seluas-luasnya bagi investasi yang memberikan manfaat nyata bagi daerah dan masyarakat.

- Advertisement -

Namun, investasi yang didorong bukan sekadar mengejar pertumbuhan ekonomi, melainkan investasi yang tetap memperhatikan aspek lingkungan, pemberdayaan potensi daerah serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Ketiga, mendorong UMKM naik kelas.

Kadin Madina juga akan memberikan perhatian terhadap pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) sebagai salah satu kekuatan ekonomi masyarakat.

- Advertisement -

Pelaku UMKM akan didorong untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi melalui transformasi digital atau go digital, sehingga produk lokal Madina memiliki peluang lebih besar untuk menembus pasar yang lebih luas.

“Kami siap menjadikan Kadin Madina sebagai motor penggerak ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” tegas Bahran di hadapan para pemangku kepentingan.

Menurutnya, penguatan dunia usaha harus dilakukan secara bersama-sama. Pemerintah, pengusaha, pelaku UMKM, organisasi masyarakat serta berbagai elemen lainnya perlu membangun kolaborasi agar potensi ekonomi Madina dapat dikembangkan secara maksimal.

Pelantikan pengurus Kadin Madina tersebut turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Madina, Bupati Madina, perwakilan Polres Madina, pimpinan organisasi kepemudaan serta sejumlah tokoh masyarakat.

Rangkaian kegiatan berlangsung semarak. Acara diisi dengan ucapan selamat dan arahan dari Ketua DPRD Madina serta Bupati Madina, kemudian ditutup dengan sesi foto bersama.

Dengan terbentuknya kepengurusan baru, Kadin Madina di bawah kepemimpinan Bahran Saleh Daulay diharapkan mampu memperkuat peran dunia usaha dalam pembangunan daerah.

Kadin Madina pun menyatakan kesiapan untuk melangkah bersama pemerintah dan seluruh pelaku usaha dalam mendorong investasi, memperkuat UMKM, membuka lapangan kerja serta mengoptimalkan potensi ekonomi daerah demi mewujudkan Mandailing Natal yang semakin maju dan sejahtera.

Tonton Berita

Berita

4 Videos

Berita Nasional

Berita Poltik

Berita Olahraga

Berita Poltik

Berita Olahraga