Mandailing Natal, LensaPeristiwaNews.id – Anggota DPR RI Drs. Rapidin Simbolon, M.M., kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Daerah Pemilihan (Dapil) Sumatera Utara II. Melalui Program Indonesia Pintar (PIP), Rapidin menyalurkan bantuan beasiswa kepada 150 siswa Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina).
Penyaluran bantuan berlangsung di Balai Desa Kantor Camat Siabu dan dihadiri Bupati Mandailing Natal Saipullah Nasution, Sekretaris Daerah Afrizal, Kepala Dinas Sosial Ahmad Duroni, Camat Siabu Ahmad Fadlan Lubis, jajaran Koordinator Wilayah Pendidikan Siabu, Ketua DPC PDI Perjuangan Mandailing Natal Teguh W. Hasahatan Nasution beserta pengurus DPC dan PAC, para kepala sekolah, serta orang tua siswa penerima manfaat.
Dalam sambutannya, Rapidin Simbolon menegaskan bahwa penyaluran beasiswa PIP merupakan bagian dari perjuangannya mengawal aspirasi masyarakat sekaligus mendukung program wajib belajar 12 tahun yang dicanangkan pemerintah.
“Penyerahan beasiswa kepada 150 siswa SD ini merupakan wujud kepedulian sekaligus tanggung jawab moral saya sebagai wakil rakyat. Sudah menjadi kewajiban saya untuk memastikan anak-anak di Sumatera Utara II, khususnya di Kabupaten Mandailing Natal, memperoleh hak atas pendidikan yang layak dan merata,” ujar Rapidin.
Ia menambahkan, pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi kemajuan bangsa. Karena itu, bantuan PIP diharapkan mampu meringankan beban ekonomi keluarga sekaligus memotivasi para siswa agar tetap bersemangat menempuh pendidikan tanpa terkendala biaya.
Rasa syukur juga disampaikan para orang tua penerima bantuan. Salah seorang perwakilan, R. Nasution, mengaku bantuan tersebut sangat berarti bagi keluarganya.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Rapidin Simbolon. Bantuan ini sangat membantu keluarga kami dan benar-benar tepat sasaran. Kehadiran beliau langsung di Kecamatan Siabu menunjukkan kepedulian nyata terhadap pendidikan anak-anak kami,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mandailing Natal, Teguh W. Hasahatan Nasution, menegaskan pentingnya transparansi dan ketepatan sasaran dalam penyaluran bantuan pendidikan maupun bantuan sosial.
Menurutnya, program aspirasi yang diperjuangkan Rapidin Simbolon harus benar-benar dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan para siswa sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat.
“Kami berharap bantuan ini digunakan sebaik-baiknya untuk menunjang kebutuhan sekolah anak-anak. Semoga program yang sangat bermanfaat ini dapat terus berlanjut pada masa mendatang,” katanya.
Melalui sinergi antara DPR RI, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal, serta para tenaga pendidik, penyaluran Beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) diharapkan mampu memperluas akses pendidikan, meningkatkan pemerataan kualitas pembelajaran, dan melahirkan sumber daya manusia yang unggul serta berdaya saing di Kabupaten Mandailing Natal. (RG)


