Mandailing Natal, LensaPeristiwaNews.id – Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal, Sumatra Utara, dr. H. Muhammad Faisal Situmorang, menyatakan optimis akan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) tenaga pendidik dan pengajar di wilayahnya. Hal itu disampaikan hanya tiga hari setelah dirinya resmi mendapat mandat penugasan dari Bupati Madina sebagai pimpinan baru di Dinas Pendidikan.
Dalam wawancara bersama awak media di ruang kerjanya, Kamis (08/09/2025), Faisal menegaskan bahwa langkah awal yang ia tempuh adalah memperkuat koordinasi internal bersama jajaran tim Dinas Pendidikan.
“Tidak muluk-muluk, yang penting kita selaraskan dulu program utama pendidikan ini, baik dengan Asta Cita Presiden Prabowo maupun visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Mandailing Natal. Semua harus sejalan, dari pusat hingga daerah,” ungkapnya.
Faisal menilai peningkatan SDM tenaga pendidik adalah kunci kemajuan dunia pendidikan di Madina. Menurutnya, penguatan kapasitas guru akan berdampak langsung pada kualitas proses belajar mengajar serta prestasi peserta didik.
“Setelah berkoordinasi dengan tim, saya yakin pendidikan di Madina bisa lebih intens dalam meningkatkan mutu SDM tenaga pendidik dan pengajar,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Faisal juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terlibat aktif dalam mendukung dunia pendidikan.
“Saya mohon dukungan semua pihak, baik orang tua, masyarakat, maupun stakeholder lainnya. Mari kita bekerjasama untuk memajukan pendidikan di Mandailing Natal,” ujarnya.
Selain fokus pada peningkatan SDM guru, Faisal juga menekankan pentingnya pengawasan dalam implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk siswa di Madina. Menurutnya, data yang valid dan akurat menjadi kunci agar program tersebut tepat sasaran.
“Kami akan mengawasi dan memastikan data penerima program MBG benar-benar sesuai, baik jumlah maupun ragamnya, sehingga anak-anak sekolah di Madina bisa merasakan manfaatnya secara maksimal,” tandasnya.
Dengan semangat baru, Plt Kadis Pendidikan Madina ini optimis mampu membawa perubahan signifikan, menyelaraskan kebijakan pusat dan daerah, serta memperkuat pondasi pendidikan menuju generasi emas yang berkualitas. (RG)


