Pesawaran, LensaPeristiwaNews.id – Dinas Pendidikan Kabupaten Pesawaran menggelar Kejuaraan Gobak Sodor antar pelajar SD dan SMP pada Selasa (18/11/2025) di halaman Museum Transmigrasi Kabupaten Pesawaran.
Kegiatan ini diikuti oleh 240 peserta dari berbagai sekolah sebagai upaya melestarikan permainan tradisional sekaligus memperkuat pembelajaran kontekstual bagi generasi muda.
Dengan tema “Mengenal Permainan Tradisional Gobak Sodor sebagai Media Pembelajaran Kontekstual Generasi Muda”, kejuaraan tersebut bertujuan meningkatkan kreativitas, kebugaran, serta karakter sportivitas peserta didik.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Kabupaten Pesawaran, Widiantoro, S.E., M.M., didampingi R. Rozi, S.Sos., M.M., Bastian Fernandes, S.E., serta seluruh jajaran staf Dinas Pendidikan.
Acara turut dihadiri para guru pendamping dari seluruh SD dan SMP se-Kabupaten Pesawaran, serta 240 peserta yang merupakan perwakilan siswa SD dan SMP dari seluruh kecamatan.

Dalam sambutannya, Kabid Dikdas menegaskan bahwa permainan tradisional seperti Gobak Sodor memiliki nilai edukatif penting.
“Gobak Sodor bukan hanya permainan, tetapi sarana untuk menanamkan kerja sama, ketangkasan, kedisiplinan, dan rasa kebersamaan. Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan pembelajaran yang lebih dekat dengan budaya lokal,” ujarnya.
Sepanjang kegiatan, para peserta tampil antusias dan bersemangat dalam mengikuti setiap babak perlombaan. Acara berlangsung meriah, tertib, dan penuh sportivitas. Di akhir kegiatan, panitia menyerahkan trofi dan penghargaan kepada para pemenang.
Dinas Pendidikan Kabupaten Pesawaran berkomitmen terus mengembangkan kegiatan olahraga tradisional sebagai bagian dari inovasi pendidikan karakter dan pelestarian budaya daerah. Kejuaraan Gobak Sodor ini diharapkan dapat menjadi agenda tahunan di lingkungan pendidikan Kabupaten Pesawaran. (Hendra)


